ketika aku memakimu karena au merindukanmu
ketika aku semakin memakimu karena aku begitu merindukanmu
tak ada yang bisa aku lakuakn selain memakimu
tak ada lagi yang bisa aku lakukan selain terus memakimu
ketika tanda tanya seharusnya dijawab
ketika tanda tanya seharusnya mengharap jawab
mengapa harus menghilang ketika tanya telah dijawab
mengapa harus pergi ketika tanya telah membuat senyum
dan mengapa harus ada alasan untuknya kepadaku
mengapa harus ada kejelasan darinya kepadaku
aku hanyalah asing yang mengaguminya
aku hanya menyukainya
tetapi hanya tidaklah cukup
aku benar - benar begitu terlalu menyukainya..
pemborosan kata bukan?
salah bukan? tetapi tetap sering digunakan..
begitu pula besar dan terlalu dalamnya aku menyukaimu,
itu salah ketika kamu dengan dia dan aku tetap menyukaimu dan semakin menyukaimu.
0
Saling
aku iri,
ya aku memang iri
iri akan kondisi itu,
iri akan hubungan itu
mengapa aku bisa berbeda? berada pada jalanku sendiri jauh dari itu
mengapa aku merasa mereka tidak menerimaku?
aku iri,
aku benar benar iri
dulu kita dekat,
bersama-sama tertawa,
ya, kita hanya bersama dalam tertawa
pernah dalam kesal tapi hanya sekilas
itukah yang membuat kita menjauh, membuat kita berbeda
ketika hanya kesenangan, kepuasan, tertawa yang bisa kita nikmati bersama.
ahh...
aku membutuhkan kalian,
entah kalian?
aku menginginkan bersama kalia lagi
tapi sulit aku memulai,
sulit aku meminta
terlalu sering aku meminta, dengan caraku.
mungkin kalian tak sadar
aku menginginkan kalian dan aku merindukan kalian.
ahh...
teman.,
seperti apa wujud nyatanya akupun tak mengerti
persahabatan??
entahlah
yang aku tahu hanya kita saling membutuhkan satu sama lain,
saling menjaga stusama lain,
saling mengerti,
saling merindu
saling benci
saling tertawa,
saling menangis,
saling memeluk,
saling menampar
saling bercerita,
saling mendengarkan,
saling rela
saling berbohong
saling menerima
saling menolak
saling....
ya serba saling dan semua saling. . . .
aku merindukan kalian
aku benar - benar merindukan kalian.
ya aku memang iri
iri akan kondisi itu,
iri akan hubungan itu
mengapa aku bisa berbeda? berada pada jalanku sendiri jauh dari itu
mengapa aku merasa mereka tidak menerimaku?
aku iri,
aku benar benar iri
dulu kita dekat,
bersama-sama tertawa,
ya, kita hanya bersama dalam tertawa
pernah dalam kesal tapi hanya sekilas
itukah yang membuat kita menjauh, membuat kita berbeda
ketika hanya kesenangan, kepuasan, tertawa yang bisa kita nikmati bersama.
ahh...
aku membutuhkan kalian,
entah kalian?
aku menginginkan bersama kalia lagi
tapi sulit aku memulai,
sulit aku meminta
terlalu sering aku meminta, dengan caraku.
mungkin kalian tak sadar
aku menginginkan kalian dan aku merindukan kalian.
ahh...
teman.,
seperti apa wujud nyatanya akupun tak mengerti
persahabatan??
entahlah
yang aku tahu hanya kita saling membutuhkan satu sama lain,
saling menjaga stusama lain,
saling mengerti,
saling merindu
saling benci
saling tertawa,
saling menangis,
saling memeluk,
saling menampar
saling bercerita,
saling mendengarkan,
saling rela
saling berbohong
saling menerima
saling menolak
saling....
ya serba saling dan semua saling. . . .
aku merindukan kalian
aku benar - benar merindukan kalian.
Langganan:
Komentar (Atom)
Kamis, 22 November 2012
Salah, bukan?
ketika aku memakimu karena au merindukanmu
ketika aku semakin memakimu karena aku begitu merindukanmu
tak ada yang bisa aku lakuakn selain memakimu
tak ada lagi yang bisa aku lakukan selain terus memakimu
ketika tanda tanya seharusnya dijawab
ketika tanda tanya seharusnya mengharap jawab
mengapa harus menghilang ketika tanya telah dijawab
mengapa harus pergi ketika tanya telah membuat senyum
dan mengapa harus ada alasan untuknya kepadaku
mengapa harus ada kejelasan darinya kepadaku
aku hanyalah asing yang mengaguminya
aku hanya menyukainya
tetapi hanya tidaklah cukup
aku benar - benar begitu terlalu menyukainya..
pemborosan kata bukan?
salah bukan? tetapi tetap sering digunakan..
begitu pula besar dan terlalu dalamnya aku menyukaimu,
itu salah ketika kamu dengan dia dan aku tetap menyukaimu dan semakin menyukaimu.
ketika aku semakin memakimu karena aku begitu merindukanmu
tak ada yang bisa aku lakuakn selain memakimu
tak ada lagi yang bisa aku lakukan selain terus memakimu
ketika tanda tanya seharusnya dijawab
ketika tanda tanya seharusnya mengharap jawab
mengapa harus menghilang ketika tanya telah dijawab
mengapa harus pergi ketika tanya telah membuat senyum
dan mengapa harus ada alasan untuknya kepadaku
mengapa harus ada kejelasan darinya kepadaku
aku hanyalah asing yang mengaguminya
aku hanya menyukainya
tetapi hanya tidaklah cukup
aku benar - benar begitu terlalu menyukainya..
pemborosan kata bukan?
salah bukan? tetapi tetap sering digunakan..
begitu pula besar dan terlalu dalamnya aku menyukaimu,
itu salah ketika kamu dengan dia dan aku tetap menyukaimu dan semakin menyukaimu.
Sabtu, 17 November 2012
Saling
aku iri,
ya aku memang iri
iri akan kondisi itu,
iri akan hubungan itu
mengapa aku bisa berbeda? berada pada jalanku sendiri jauh dari itu
mengapa aku merasa mereka tidak menerimaku?
aku iri,
aku benar benar iri
dulu kita dekat,
bersama-sama tertawa,
ya, kita hanya bersama dalam tertawa
pernah dalam kesal tapi hanya sekilas
itukah yang membuat kita menjauh, membuat kita berbeda
ketika hanya kesenangan, kepuasan, tertawa yang bisa kita nikmati bersama.
ahh...
aku membutuhkan kalian,
entah kalian?
aku menginginkan bersama kalia lagi
tapi sulit aku memulai,
sulit aku meminta
terlalu sering aku meminta, dengan caraku.
mungkin kalian tak sadar
aku menginginkan kalian dan aku merindukan kalian.
ahh...
teman.,
seperti apa wujud nyatanya akupun tak mengerti
persahabatan??
entahlah
yang aku tahu hanya kita saling membutuhkan satu sama lain,
saling menjaga stusama lain,
saling mengerti,
saling merindu
saling benci
saling tertawa,
saling menangis,
saling memeluk,
saling menampar
saling bercerita,
saling mendengarkan,
saling rela
saling berbohong
saling menerima
saling menolak
saling....
ya serba saling dan semua saling. . . .
aku merindukan kalian
aku benar - benar merindukan kalian.
ya aku memang iri
iri akan kondisi itu,
iri akan hubungan itu
mengapa aku bisa berbeda? berada pada jalanku sendiri jauh dari itu
mengapa aku merasa mereka tidak menerimaku?
aku iri,
aku benar benar iri
dulu kita dekat,
bersama-sama tertawa,
ya, kita hanya bersama dalam tertawa
pernah dalam kesal tapi hanya sekilas
itukah yang membuat kita menjauh, membuat kita berbeda
ketika hanya kesenangan, kepuasan, tertawa yang bisa kita nikmati bersama.
ahh...
aku membutuhkan kalian,
entah kalian?
aku menginginkan bersama kalia lagi
tapi sulit aku memulai,
sulit aku meminta
terlalu sering aku meminta, dengan caraku.
mungkin kalian tak sadar
aku menginginkan kalian dan aku merindukan kalian.
ahh...
teman.,
seperti apa wujud nyatanya akupun tak mengerti
persahabatan??
entahlah
yang aku tahu hanya kita saling membutuhkan satu sama lain,
saling menjaga stusama lain,
saling mengerti,
saling merindu
saling benci
saling tertawa,
saling menangis,
saling memeluk,
saling menampar
saling bercerita,
saling mendengarkan,
saling rela
saling berbohong
saling menerima
saling menolak
saling....
ya serba saling dan semua saling. . . .
aku merindukan kalian
aku benar - benar merindukan kalian.
Langganan:
Komentar (Atom)
Diposting oleh


