untuk kesekian kalinya ...
topeng harus kukenakan ketika undangan pesta tiba..
untuk kesekian kalinya ...
topeng topeng itu tak cocok kukenakan...
untuk kesekian kalinya...
aku memilih topeng yang mereka pilihkan...
untuk kesekian kalinya...
topeng itu menggores wajahku...
untuk kesekian kalinya...
goresan luka itu selalu mengeluarkan darah...
untuk kesekian kalinya...
darah itupun beku...
untuk kesekian kalinya...
topeng pestaku berhias darah beku...
untuk kesekian kalinya...
aku berdansa dengan sukacita...
untuk kesekian kalinya...
mereka menikmati kesakitanku
untuk kesekian kalinya...
aku memyeringai...
untuk kesekian kalinya...
aku pulang membuka topeng...
untuk kesekian kalinya...
kusimpan topeng itu diantara tumpukan kain...
untuk kesekian kalinya...
aku menunggu undangan datang biar bisa kukenakan topeng itu...
untuk kesekian kalinya...
aku tidur memeluk topeng itu.
Diposting oleh


