Ya, ini November.
November ini milik dua orang gadis,
gadis biasa yang sangat biasa. Sebelum kalian mengenalnya.
Gadis pertama adalah dia yang sangat
sabar. Sabar menghadapi semua keluhan dan celotehan. Tempat bersembunyi dari
kesepian. Pilihan dari setiap umpatan. Dan alasan air mata terhenti hingga ia
tak mau keluar, sejenak ia mengering bersama rasa pahit yang melekat.
Setidaknya sampai gadis ini tidak bersamamu dalam jarak meter. Dia adalah candu
bagi ketidak puasan mulutmu bercerita, tapi kau tidak akan tahu apapun
tentangnya, kau tidak akan bisa membacanya. Dia sangat tertutup.
Ada sesuatu yang lucu tentangnya. Keacuhanya
akan membuatmu selalu ingin menggodanya. Sampai saat ini dia selalu dijadikan
bahan olokan dengan teman lelakinya yang selalu dia balas dengan tertawa.
Setiap mimik dan gimik ketika ia menyantap si pedas akan membuatmu tertawa.
Jika kau butuh teman untuk menangis ketika menonton drama atau hanya
mendengarkan sebuah lagu dialah orangnya.
Gadis kedua sangat berbeda. Dia adalah
panas yang mencairkan kebekuan. Polos layaknya bocah kecil. Dia tangguh, meski
akan sangat mudah menjailinya. Dialah orang yang paling tidak ingin disalahkan.
Akan sangat melelahkan beradu argumen dengannya. Tapi akan sangat menyenangkan
mendengarkan celotehannya. Ketika kalian melihatnya mungkin segurat senyum akan
selalu dia hadirkan, ketika kalian saling mengobrol mungkin dia akan berbica
dengan tegas, mungkin kalian akan melihat dia sebagai seorang gadis yang kuat.
Jangan salah, dia pernah menangis ketika kejujurannya dipertanyakan. Dia adalah
tempat dimana air matamu terdorong keluar seperti ketika kalian memakan sambal yang
luar biasa pedasnya.
Sesuatu yang lucu tentangnya adalah
tingkahnya. Dia seringkali menjadi badut yang selalu dikerjai oleh setiap orang
–orang disampingnya. Dia adalah gadis sangat jelas, setiap emosi akan dia
perlihatkan disetiap ekspresinya. Kalian akan terkejut jika melihat dia yang
ketika itu berusia 22 tahun mendapatkan hadiah sebuah lampu berbentuk
Tinkerbell dan dia berteriak girang hingga ia duduk dilantai kotor hanya untuuk
memegang dan memeluk Tinkerbellnya itu. Sangat lucu dan dia bilang itu sangat
memalukan. Tapi kalian akan menyukainya.
Ah~ pada akhirnya mereka hanya gadis
biasa.
you may just ordinary girl but for me you are all I need.
We
cant be together like this
Its
a fate that we meet
And then time will sepparate us
We
never know when we meet again.,
make
a wasting time become a quality time
I
heard someone say that relationship called Friend is when you and other smile
together, laugh together, cry together and hurting each other.
We
may not in that category but
ours
things its treasure for me.,
from
the bottom of my heart I really lucky to have you
I
really am
I
Love You....
Diposting oleh


