Lelaki

Malam..
Hujan...
tahukah kamu lelaki, entah mengapa mereka mengingatkanku padamu, pada ragamu.
aku sangat sadar, aku bukanlah yang berhak atasmu, aku bukanlah yang halal bagimu tapi begitupun dia.
tak kan pernah tahu siapa yang kan kau pilih,
tentu bukan aku.. .
atau mungkin itu aku?
bahkan kau sendiripun tak tahu siapa itu..

Hanya Tuhan yang tahu buka

ketika itu aku sedang bermuram, kehilangan separuh kesadaran karena rasa takut. ya ketika itu malam hari dan hujan.
kau tidak melakukan apapun.,
tentu kau tidak melakukan apapun., kita berada pada ruang yang berbeda
pada letak geografis yang berbeda, kita hana terhubung oleh jaringan internet dengan social media yang bernama Facebook..
aku mengamatimu.,
di chat box kau berlampu hijau.,kau ada disana.,
15 menit aku hanya memandangi lampu hijau yang benamakanmu, lelaki.

akhirnya, aku kumpulkan kebernianku,
aku alihkan tanagaku pada jari-jariku dan biarkan dia menari menuruti perasaan

begitu banyak huruf yang aku untai..tetapi tetap selalu berakhir di DELETE

ragu, canggung, gemetaran.

hingga tak segaja tertekan enter, dan hanya terkirim " Assalamualaikum"

ketidaksengajaan yang membuatku tak tenang, segera ingin aku tutup, aku sign out tetapi aku begitu penasaran dengan tanggapanmu, aku ingin mengenalmu, lelaki.

5 menit berlalu, tak ada balasan
aku berpindah ke social media lainnya
10 menit berlalu, seorang teman mengajak ngobrol di chat Facebook
aku bosan, aku penasaran
15 menit berlalu, masih belum ada balasan dan aku putuskan untuk bermain game
terdengar ada suara pemberitahuan balasan, aku dengan cepat melihat, tetapi bukan kamu, lelaki.

aku putus asa,
kali ini aku akan keluar,

aku sign out social mediaku yang lain,
suara pemberitahuan balasan itu terdengar lagi
ah! paling itu temanku, pikirku

ya, ternyata itu kamu, lelaki
betapa kaget dan senangya aku saat itu.
begitu ramah kau membalasnya,
kae benar - benar telah memasukii alam pikiranku. hidupku, lelaki.

obrolanmu semaki dan semakin membuatku mengagumimu,
yang bisa aku katakan hanyalah kagum 
kagum dengan susunan kata yang kau pilih
kagum dengan setiap emote yang kau selipkan
kagum dengan setiap yang ada padamu, lelaki.

ya, kau lelakinya, lelaki
kau bukan lelakiku

betapa inginnya aku memanggilmu lelakiku,
kau lelakinya sekarang,
tetapi
kau akan menjadi lelakiku dengan jalan halal, nantinya. 

1 komentar:

Please write what do you think about it!

Sabtu, 13 Oktober 2012

Lelaki

Diposting oleh eNa di 00.03
Malam..
Hujan...
tahukah kamu lelaki, entah mengapa mereka mengingatkanku padamu, pada ragamu.
aku sangat sadar, aku bukanlah yang berhak atasmu, aku bukanlah yang halal bagimu tapi begitupun dia.
tak kan pernah tahu siapa yang kan kau pilih,
tentu bukan aku.. .
atau mungkin itu aku?
bahkan kau sendiripun tak tahu siapa itu..

Hanya Tuhan yang tahu buka

ketika itu aku sedang bermuram, kehilangan separuh kesadaran karena rasa takut. ya ketika itu malam hari dan hujan.
kau tidak melakukan apapun.,
tentu kau tidak melakukan apapun., kita berada pada ruang yang berbeda
pada letak geografis yang berbeda, kita hana terhubung oleh jaringan internet dengan social media yang bernama Facebook..
aku mengamatimu.,
di chat box kau berlampu hijau.,kau ada disana.,
15 menit aku hanya memandangi lampu hijau yang benamakanmu, lelaki.

akhirnya, aku kumpulkan kebernianku,
aku alihkan tanagaku pada jari-jariku dan biarkan dia menari menuruti perasaan

begitu banyak huruf yang aku untai..tetapi tetap selalu berakhir di DELETE

ragu, canggung, gemetaran.

hingga tak segaja tertekan enter, dan hanya terkirim " Assalamualaikum"

ketidaksengajaan yang membuatku tak tenang, segera ingin aku tutup, aku sign out tetapi aku begitu penasaran dengan tanggapanmu, aku ingin mengenalmu, lelaki.

5 menit berlalu, tak ada balasan
aku berpindah ke social media lainnya
10 menit berlalu, seorang teman mengajak ngobrol di chat Facebook
aku bosan, aku penasaran
15 menit berlalu, masih belum ada balasan dan aku putuskan untuk bermain game
terdengar ada suara pemberitahuan balasan, aku dengan cepat melihat, tetapi bukan kamu, lelaki.

aku putus asa,
kali ini aku akan keluar,

aku sign out social mediaku yang lain,
suara pemberitahuan balasan itu terdengar lagi
ah! paling itu temanku, pikirku

ya, ternyata itu kamu, lelaki
betapa kaget dan senangya aku saat itu.
begitu ramah kau membalasnya,
kae benar - benar telah memasukii alam pikiranku. hidupku, lelaki.

obrolanmu semaki dan semakin membuatku mengagumimu,
yang bisa aku katakan hanyalah kagum 
kagum dengan susunan kata yang kau pilih
kagum dengan setiap emote yang kau selipkan
kagum dengan setiap yang ada padamu, lelaki.

ya, kau lelakinya, lelaki
kau bukan lelakiku

betapa inginnya aku memanggilmu lelakiku,
kau lelakinya sekarang,
tetapi
kau akan menjadi lelakiku dengan jalan halal, nantinya. 

1 komentar on "Lelaki"

Anonim mengatakan...

:brow

Posting Komentar

Please write what do you think about it!

Back to Top