0

Mesin Penenun Hujan

Hand Phone ku berbunyi, alarm pertanda aku harus segera bangun.
Bangun? ah mendung pun diluar sana, akan terasa nikmat jika aku tidur lagi, pikirku..

tidur? apakah hanya tidur yang bisa ku lakukan? tidurkah pekerjaanku?
aku menolak!

aku nyalakan laptop, aku cari playlist yang cocok dan pilihanku kuputuskan pada Frau, ya Frau



aku sangat menyukai Frau,
nada - nada pianonya
nyanyiannya
aku begitu menyukainya

sudah lama juga aku tak mendengar Frau, 

ya, aku mengenal nyanyian Frau dari seseorang,
seseorang yang sekarang sedak sibuk dengan tugasnya
seseorang yang aku kagumi.

ah, aku merindukan Frau
ya, aku meridukannya juga.

sudahlah.. nikamti saja Frau

ketika mendung tak menjajikan hujan
dan aku menginginkan hujan
aku akan bergabung dengannya untuk merakit mesin penenun hujan.
anyone?

0 komentar:

Posting Komentar

Please write what do you think about it!

Minggu, 21 Oktober 2012

Mesin Penenun Hujan

Diposting oleh eNa di 10.13
Hand Phone ku berbunyi, alarm pertanda aku harus segera bangun.
Bangun? ah mendung pun diluar sana, akan terasa nikmat jika aku tidur lagi, pikirku..

tidur? apakah hanya tidur yang bisa ku lakukan? tidurkah pekerjaanku?
aku menolak!

aku nyalakan laptop, aku cari playlist yang cocok dan pilihanku kuputuskan pada Frau, ya Frau



aku sangat menyukai Frau,
nada - nada pianonya
nyanyiannya
aku begitu menyukainya

sudah lama juga aku tak mendengar Frau, 

ya, aku mengenal nyanyian Frau dari seseorang,
seseorang yang sekarang sedak sibuk dengan tugasnya
seseorang yang aku kagumi.

ah, aku merindukan Frau
ya, aku meridukannya juga.

sudahlah.. nikamti saja Frau

ketika mendung tak menjajikan hujan
dan aku menginginkan hujan
aku akan bergabung dengannya untuk merakit mesin penenun hujan.
anyone?

0 komentar on "Mesin Penenun Hujan"

Posting Komentar

Please write what do you think about it!

Back to Top